TUd6TUC0TUC9BUYoGUd9GfY6GY==
Breaking
News

Prada Lucky Tewas Ibu Hancur, Kodam Cuma Bilang 'Sedang Diusut'!

Prada Lucky tewas diduga akibat penganiayaan seniornya. Ibu hancur, Kodam hanya bilang 'sedang diusut'. Apa yang sebenarnya terjadi?
Font size
Print 0

Prada Lucky Tewas Ibu Hancur, Kodam Cuma Bilang 'Sedang Diusut'!

Menguak Luka Hati Ibu yang Kehilangan Putra Tercinta

lokal news, britaduatiga - Prada Lucky Tewas Ibu Hancur - Pagi itu, Sepriana Paulina Mirpey merasa dunia kosong saat awan kelabu menyelimuti langit. Saat ia menerima jenazah anak tercintanya, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, yang baru saja menjadi anggota TNI, ia tidak bisa memahami bagaimana perasaannya bisa seberat itu, hatinya hancur seperti dirobek pedang tajam. Bagaimana mungkin? Anak yang dibanggakan, yang baru saja menyelesaikan tugas selama beberapa bulan, kini tergeletak kaku di peti jenazah.

Prada Lucky Tewas Ibu Hancur, Kodam Cuma Bilang 'Sedang Diusut'!

Sangat beruntung bahwa ibu telah kehilangan kekuatan. Tuhan ew, kata-kata yang keluar dari bibirnya, menggambarkan rasa sakit hati seorang ibu. Tak ada yang bisa menahan kesedihan dan air matanya. Perpisahan yang sangat menyakitkan.

TNI yang Harusnya Melindungi, Kini Justru Meninggalkan Luka

Prada Lucky Chepril Saputra Namo adalah seorang prajurit muda yang berani yang bertugas di Batalyon TP 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, NTT. Namun, siapa sangka bahwa di balik kesetiaan yang tulus, ia harus menghadapi kenyataan bahwa dia diduga dilecehkan oleh para seniornya. Bahkan keluarga besar yang menantikan kembalinya dengan doa dan harapan tidak mempersiapkan diri untuk peristiwa ini.

Keluarga menyambut jenazahnya dengan air mata ketika tiba di Bandara El Tari Kupang pada hari Kamis, 7 Agustus 2025. Sang ayah, Serma Kristian Namo, yang juga seorang tentara, menjadi sangat marah dan sedih. Di depan kamera, ia berteriak menuntut keadilan untuk anaknya yang meninggal.

Saya seorang tentara. “Para pelaku harus menerima hukuman yang setimpal. Pokoknya, hukuman mati dan dipecat. Kalau tidak, nanti baru kita lihat,” kata Serma Kristian Namo, dengan suara yang bergetar penuh kemarahan.

Teriakan itu bergema di seluruh langit, meminta pelaku dihukum setimpal. Ketika harapan penuh dengan kesedihan, ayahnya terus berjuang; dia bahkan menyatakan bahwa dia siap mengorbankan nyawanya untuk menuntut balas.

Kodam IX/Udayana, “Sedang Diusut!”

Setelah insiden tragis ini, Kodam IX/Udayana segera mengambil tindakan tegas. Menurut Letkol Inf Amir Syarifudin, Wakil Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat (8/8/2025), tim penyelidikan gabungan sedang bekerja keras untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi.

Prada Lucky Tewas Ibu Hancur, Kodam Cuma Bilang 'Sedang Diusut'!

Letkol Inf Amir Syarifudin menjawab pertanyaan masyarakat, "Tim investigasi saat ini sedang bekerja. Kami belum bisa menyampaikan detail kejadian karena proses masih berjalan."

Meskipun tidak ada rincian tambahan yang tersedia, mereka mengklaim bahwa investigasi akan dilakukan secara transparan. “Kodam berkomitmen untuk mengedepankan transparansi, namun tetap menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” katanya.

Keputusan di Tangan Pengadilan Militer

Keluarga, diwakili oleh Serma Kristian Namo, telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. Mereka berharap para pelaku akan dihukum setimpal.

Namun, Letkol Inf Amir Syarifudin menyatakan bahwa Kodam IX/Udayana menghormati asas praduga tak bersalah saat memberikan klarifikasi. Oleh karena itu, informasi yang beredar tentang pelaku, termasuk jumlah mereka, belum dapat digunakan sebagai referensi resmi. Ia meminta semua pihak untuk menunggu hingga penyelidikan selesai dan hasilnya diketahui.

Kesimpulan dan Pesan Edukasi

Sulit sekali bagi seorang ibu untuk kehilangan anaknya. Kisah pilu yang diceritakan oleh Sepriana Paulina Mirpey menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menunjukkan empati kepada sesama. Jangan biarkan konflik menjadi bagian dari kehidupan kita, baik di sekolah, tempat kerja, atau di tempat lain.

Semua orang memiliki hak untuk hidup dengan aman dan bebas dari ketakutan. Saat musibah terjadi, mari kita bersatu untuk mendukung keadilan, menegakkan kebenaran, dan berjuang untuk mencegah hal serupa terjadi lagi.

Jangan biarkan luka itu membelenggu hidup kita, mari terus berjuang untuk kebaikan dan keadilan. - (bd)**

Prada Lucky Tewas Ibu Hancur, Kodam Cuma Bilang 'Sedang Diusut'!
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully