TUd6TUC0TUC9BUYoGUd9GfY6GY==
Breaking
News

Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0, Tapi Masih Percaya Modal Positif?

Bayern Munich hancurkan Tottenham 4-0, dengan Kane menjadi bintang. Meski kalah telak, apakah Spurs masih punya harapan dengan modal positif?
Font size
Print 0

Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0, Tapi Masih Percaya Modal Positif?

Sport, britaduatiga.com - Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0 - Di awal musim yang penuh tanya, Bayern Munich melangkah dengan kaki kiri dan hati besar, merobek Tottenham Hotspur 4-0 dalam laga pramusim yang seolah menjadi serangan keras bagi The Lilywhites. Tapi, meski dihajar habis-habisan, Tottenham masih memiliki secercah harapan yang tersisa. Benar, siapa yang bisa menduga kalau Kane, yang dulunya bintang di Spurs, kini menghancurkan mereka? Namun, apakah modal positif Spurs bisa membawa angin segar dalam musim baru? Mari kita ulas!

1. Bayern Dominasi Sejak Awal

Bayern Munich tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan di Allianz Arena, Kamis malam (7/8/2025). Gaya bermain Die Roten yang khas, langsung menampilkan serangan agresif. Hanya dalam waktu 12 menit, Michael Olise mengirim umpan panjang yang diterima dengan sempurna oleh Harry Kane. Tak banyak yang bisa dilakukan kiper Guglielmo Vicario saat Kane melepas sepakan mendatar, bola meluncur ke gawang Tottenham, menjadikan skor 1-0 untuk Bayern.

2. Kegagalan Penalti Kane, Momen Kocak di Tengah Dominasi

Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0, Tapi Masih Percaya Modal Positif?

Meski sudah mengoyak gawang mantan klubnya, Kane tidak terlepas dari momen kekonyolan. Ketika Bayern mendapat hadiah penalti di menit ke-15, Kane, yang didapuk sebagai eksekutor, justru terpleset dan melepaskan tembakan yang melambung jauh dari sasaran. Entah itu kelelahan atau hanya sekedar keberuntungan yang tidak berpihak, namun kejadian ini mengundang tawa dari penonton.

3. Bayern Terus Mencetak Gol

Meski beberapa peluang terbuang, Bayern tak kehilangan momentum. Setelah beberapa usaha gagal, mereka akhirnya menggandakan keunggulan di menit ke-60. Kingsley Coman melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti, dan bola dengan cerdik menembus pojok kanan gawang Tottenham. Keunggulan 2-0 semakin menyakinkan bahwa malam itu adalah milik Bayern.

4. Gol Pemain Muda, Kemenangan Gemilang

Tak hanya para pemain bintang yang tampil memukau, Bayern juga menampilkan bakat muda mereka. Lennart Karl yang tampil sebagai pengganti mencetak gol ketiga di menit ke-74. Tanpa kontrol berlebihan, bola yang disodorkan langsung dihujamkan ke gawang, menambah derita Tottenham. Menjelang akhir laga, Jonah Kusi-Asare, pemain muda lainnya, menambah penderitaan Spurs dengan gol indahnya pada menit ke-80. Tembakannya dari sisi kiri tak mampu dibendung Vicario. Laga berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Bayern.

2. Tottenham Hotspur Masih Ada Harapan?

Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0, Tapi Masih Percaya Modal Positif?

Meski dihajar dengan skor telak, Tottenham Hotspur sebelumnya datang dengan modal positif. Tim asuhan Thomas Frank tak pernah kalah dalam lima pertandingan uji coba sebelumnya. Mereka bahkan menorehkan kemenangan atas Reading dan Arsenal. Modal positif ini memberi keyakinan bahwa mereka masih bisa bersaing di musim baru meski ada beberapa perubahan besar dalam skuad mereka.

Perubahan besar datang dengan hengkangnya Son Heung-min ke LAFC dan kedatangan pemain-pemain baru seperti Joao Palhinha. Meskipun kalah, pertandingan melawan Bayern menjadi momen krusial bagi Spurs untuk mengukur kekuatan mereka. Bagi mereka, laga ini menjadi tolok ukur seberapa dalam persiapan mereka menjelang Liga Inggris dimulai.

3. Kane dan Reuni yang Penuh Emosi

Bagi Harry Kane, laga ini bukan hanya soal kemenangan. Ini adalah pertemuan emosional dengan mantan klubnya. Sebagai pencetak gol tunggal untuk Bayern, Kane tak hanya menorehkan gol, tapi juga kisah penuh haru bagi para penggemar Tottenham. Dari bintang yang dibesarkan Spurs, kini menjadi hantu yang menghancurkan mereka.

Penutup

Tentu saja, meski Tottenham kalah telak, masih ada harapan untuk kebangkitan di masa depan. Mereka harus menganalisa kekalahan ini sebagai pelajaran dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi tantangan musim baru. Jika mereka bisa belajar dari kekalahan ini, mungkin musim depan bisa lebih cerah.

Dan, seperti kata pepatah: "Kemenangan adalah milik mereka yang bersedia belajar dari kekalahan."

Kane Hancurkan Tottenham! Bayern Bantai Spurs 4-0, Tapi Masih Percaya Modal Positif?
Check Also
Next Post

0Comments

Link copied successfully