Google bukanlah entitas yang membuat keputusan subjektif, melainkan ia memproses pola-pola tertentu. Jika Anda memahami cara kerja pola ini, peringkat situs Anda akan meningkat. Mari kita telusuri sembilan faktor peringkat yang perlu Anda pahami untuk memastikan situs Anda dapat bertahan di masa depan dan mendapatkan peringkat yang optimal di dunia digital saat ini.
FAQ: Apa itu Algoritma Google?
Algoritma Google adalah sistem yang digunakan oleh mesin pencari Google untuk menentukan peringkat suatu halaman web dalam hasil pencarian mereka. Algoritma ini mempertimbangkan berbagai faktor untuk memberikan hasil yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
1. Niat Pengguna dan Keterlibatan (User Intent & Engagement)
Salah satu faktor yang paling krusial dalam algoritma Google adalah niat pengguna dan keterlibatan. Google berusaha untuk memuaskan query pengguna, dan mereka melacak bagaimana pengguna berinteraksi dengan situs Anda berapa lama mereka tinggal, apakah mereka menggulir halaman, dan apa yang mereka klik. Jika pengguna meninggalkan situs Anda terlalu cepat (bounce rate tinggi), Google akan menganggap konten Anda tidak sesuai dengan apa yang mereka cari.
2. EAT (Experience, Expertise, Authority, Trust)
Google ingin memastikan bahwa informasi yang disajikan kepada pengguna adalah tepercaya dan berasal dari sumber yang berkompeten. Untuk niche seperti kesehatan, keuangan, dan legal, situs Anda harus memiliki sinyal EAT yang kuat. Sebuah situs yang tidak memperlihatkan kredibilitas akan kesulitan untuk mendapatkan peringkat yang baik, apalagi dengan adanya pembaruan terbaru seperti Google Search Generative Experience yang menampilkan jawaban langsung dari situs-situs terpercaya.
Kami pernah membantu situs yang mengalami penurunan trafik setelah pembaruan algoritma utama. Dalam empat bulan, trafik organik mereka naik drastis, dan otoritas domain mereka melonjak berkat perbaikan EAT. Kami menambahkan bio penulis, mencantumkan sumber-sumber yang kredibel, dan memperbaiki halaman "About Us" serta "Contact Us".
3. Relevansi dan Kesegaran Konten (Content Relevance & Freshness)
Kapan terakhir kali Anda memperbarui artikel blog lama Anda? Google sangat menghargai konten segar. Jika Anda mengabaikan konten lama, Google pun akan melakukannya. Kami pernah menguji dengan memperbarui 12 artikel blog di situs edukasi sains. Dalam 45 hari, trafik organik mereka meningkat 52%. Konten yang diperbarui seringkali diindeks lebih cepat, lebih sering dijelajahi, dan lebih disukai oleh Google dan pengalaman berbasis AI.
4. Schema Markup (Markup Skema)
5. Pengalaman Pengguna (User Experience)
Website yang lambat, sulit dinavigasi, atau tidak ramah pengguna di perangkat mobile, tidak akan pernah menduduki posisi atas di Google. Kami telah melihat peningkatan peringkat hanya dengan memperbaiki layout dan mempercepat waktu muat situs. Pastikan situs Anda memenuhi dua metrik UX yang sangat penting:
-
Largest Contentful Paint (LCP): Waktu yang dibutuhkan untuk memuat konten utama (Idealnya di bawah 2,5 detik).
-
Total Blocking Time (TBT): Waktu yang dibutuhkan untuk situs agar dapat berinteraksi dengan pengguna (Idealnya di bawah 200ms).
6. Otoritas Merek (Brand Authority)
Google menggunakan brand queries untuk menilai otoritas situs Anda. Merek yang lebih dikenal akan mendapatkan kepercayaan lebih banyak. Kami bekerja dengan sebuah merek gaya hidup yang memiliki sosial media yang bagus, tetapi orang tidak mencari nama mereka di Google. Kami membantu mereka membuat konten bermerek di situs mereka, review, podcast, dan saluran media sosial mereka. Dalam beberapa bulan, volume pencarian merek mereka meningkat dan trafik organik mereka pun ikut naik.
7. Backlinks dan Relevansinya
Backlink masih penting, tetapi kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Link dari situs berkualitas tinggi dapat meningkatkan peringkat Anda dengan cepat, tetapi link dari situs spam atau tidak relevan justru dapat merugikan. Dengan interlinking yang baik di dalam situs Anda, Google akan lebih memahami struktur konten dan halaman mana yang harus diberi prioritas.
8. H1 Tag yang Relevan
H1 adalah tag judul utama yang digunakan untuk memberi tahu pengguna dan Google tentang topik utama halaman. Berdasarkan eksperimen, halaman yang memiliki H1 yang dioptimalkan dengan kata kunci yang relevan dapat mendapatkan peringkat lebih tinggi bahkan hingga 6 posisi lebih baik. Jangan abaikan kekuatan H1!
9. Optimisasi Gambar dan Alt Text
Seringkali diabaikan, tetapi optimisasi gambar sangat penting. Google menggunakan OCR (Optical Character Recognition) dan image recognition untuk mengidentifikasi gambar di situs Anda. Dengan memberikan alt text yang relevan, Anda memberi konteks lebih pada gambar dan meningkatkan visibilitas gambar di pencarian. Selain itu, alt text membantu dalam aksesibilitas, memastikan lebih banyak orang bisa mengakses situs Anda.
Kesimpulan: SEO adalah Sistem, Bukan Trik.
Pesan Edukasi
Menerapkan strategi SEO yang efektif membutuhkan waktu dan usaha. Namun, dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi peringkat, Anda dapat mengoptimalkan situs Anda dengan lebih tepat. Jangan ragu untuk mulai memperbarui konten lama, memperbaiki UX, dan menerapkan schema markup untuk membawa situs Anda ke level yang lebih tinggi.
Call to Action
Sekarang giliran Anda! Apakah situs Anda sudah memenuhi standar SEO yang disebutkan di atas? Jika belum, jangan khawatir, kami akan membantu Anda! Jadwalkan panggilan strategi gratis dengan kami dan lihat apa yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan peringkat situs Anda. Klik berlangganan dan beri komentar tentang tantangan SEO terbesar yang Anda hadapi. Kami akan senang mendengar dari Anda dan siap membantu! - (bd)**
0Comments